Sipirok….

Sipirok adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, dan sekarang termasuk Kabupaten Angkola Sipirok, dengan ibukota kecamatan Pasar Sipirok, yang lebih populer disebut juga Sipirok.

Tati enggak ingat kapan pertama kali menginjakkan kaki ke daerah ini, secara sejak masih kecil banget Tati sudah dibawa pulang ke rumah Opung yang berada di Sipirok. Tati bahkan enggak pernah ingat sudah berapa kali pulang kampung ke Sipirok. Sipirok rasanya sudah menjadi bahagian hidup Tati, meski setelah dewasa frekuensi pulang ke sana tidak lagi se-intens pada masa kanak-kanak.

Ngapain sering-sering ke Sipirok?

Meski kampung keluarga Tati sebenarnya ada di Sibadoar, sekitar 3 km dari Pasar Sipirok ke arah Simangambat, tapi keluarga kami pulang kampungnya ya ke Sipirok, karena di situlah rumah Opung, orang tuanya Papa. Tepatnya di jalan menuju Simangambat. Secara Papa bersaudara sangat dekat dengan Opung (ibu Papa, ayah-nya Papa sudah duluan meninggal pada tahun 1965), jadi Papa bersaudara sering sekali pulang kampung, dan kami anak-anaknya juga diangkut buat pulang kampung… Bahkan bisa dua kali setahun, yaitu saat tahun baru dan saat ultah Opung di bulan Juli. Akibatnya Sipirok benar-benar menjadi bahagian hidup keluarga Tati.

Sekarang pun setelah Opung meninggal sekitar 19 tahun, kami tetap saja cinta dan rindu untuk pulang ke Sipirok.. Meski rumah tidak lagi sehangat dulu… Karena tidak ada lagi suara Opung yang menyambut kami di teras rumah kalau kami tiba dengan ucapan “Ma ro hamu, Amang (nak)? Ma ro hamu, Opung (cucu)? Keta-keta tu bagas (ayo, ayo cepat masuk rumah)… Na ngalian do di son (di sini dingin banget)…”. Tidak ada lagi Opung yang gak pernah diam, selalu sibuk menyediakan keperluan anak cucunya yang seabrek-abrek.. Tidak ada lagi Opung yang selalu berteriak pada sepupu-sepupu yang tinggal bersamanya agar segera membereskan keperluan kami dengan ucapan “Pasigop (cepetan)….!!!”. Tidak ada lagi yang membuat dodol dari tepung beras dengan menggunakan kuali yang sangaaaatttt besar di bagian samping rumah… Tidak ada lagi yang menyediakan sup tulang lengkap dengan kentang dan wortel yang masih ngebul di meja makan setiap kali kita makan…

Sipirok tuh daerah yang dingin… Kalo kita bernapas bisa keliatan asap keluar dari rongga hidung kita.. Tati ingat waktu Tati kecil, selama di Sipirok, berurusan dengan mandi adalah hal yang menjengkelkan, karena airnya dingiiiiiiiinnnnnn buanget.. Jadi kalo mo mandi tuh nunggu matahari sudah tinggi, itu pun pakai air panas yang dimasak atau pergi mandi ke permandian air panas (belerang), Aek Milas Sosopan (pulang kali ini Tati sempat pergi mandi air panas, tapi yang di Padang Bujur).

Permandian Aek Milas Sosopan, Juli 2008

 

Permandian Aek Milas Sosopan, Juli 2008

 

Permandian Aek Milas Sosopan, Juli 2008

 

Sipirok juga punya pemandangan yang indah… Kemanapun kita memandang, yang selalu nampak di latar belakang adalah warna hijau pegunungan…, perbukitan… Membuat adem hati yang memandangnya…

Suatu sisi Sipirok yang dipotret dari Pesanggrahan (Mess Pemda Sumut)

 

Dulu, di Sipirok kita akan menemukan rumah-rumah panggung berbahan kayu, yang eksotis di mata Tati.. Tapi kini mulai berganti dengan rumah berbahan batu bata… Bahkan biskop yang dulu terletak sekitar 50 meter dari rumah lama Opung sudah tidak ada lagi, berganti dengan bangunan rumah dari bata.

Sebuah rumah kayu yang sejak Tati kecil "cantik" di mata Tati. Mana lokasinya di tebing pula.. This house must have beuatiful view.. Sayang Tati gak pernah sampai ke terasnya karena gak kenal dengan pemiliknya..

Sebuah rumah kayu yang juga indah di mata Tati. Lokasinya tepat di seberang rumah Opung yang di bawah (Opung punya 2 rumah. Rumah yang lama dari kayu berada di lokasi yang lebih tinggi, sehingga kita menyebutnya dengan rumah atas. Rumah yang dibangun belakangan terbuat dari bata berada lebih rendah sehingga kita menyebutnya sebagai rumah bawah (bagas na di lombang). Tapi modernisasi udah menyentuh rumah ini, ada parabolanya, di depan rumah pula.. Agak2 merusak keindahan rumah ini.. Hehehe. Btw pic ini diambil dari atas mobil saat mau pergi, agak terburu-buru jadi keliatan ada spion mobil. Kalo di-cropping gambar rumahnya yang terpotong..

 

Temans… Silahkan dinikmati beberapa pics Sipirok yang sempat Tati ambil saat pulang ke sana minggu lalu.. Mungkin pics ini juga bisa menjadi pengobat rindu bagi temans dan kerabat yang telah lama tidak kembali ke sana.. Siapa tahu pics ini bisa mengetuk hati temans dan kerabat untuk berkunjung kembali ke sana…

Pertigaan Pasar Sipirok, lengkap dengan bus Sibualbuali yang lagi parkir. Bus dengan nama ini merupakan angkutan masyarakat di Sipirok selama puluhan tahun. Nama bus ini diambil dari nama gunung dimana daerah Sipirok berada di kaki gunung tersebut.

Dua buah pics pasar Sipirok pada saat Poken (pekan) Kamis, hari yang ditunggu-tunggu masyarakat, karena pada hari ini jenis dan jumlah barang yang diperdagangkan lebih bervariasi dan banyak. Biasanya penjual dan pembeli yang bertransaksi di poken ini tidak hanya berasal dari Pasar Sipirok, tetapi juga daerah-daerah di sekitarnya. Tati dan saudara-saudara sangat menunggu poken ini, karena hanya pada poken ini ada yang menjual makanan tradisionil secara komplit, seperti panggelong, lemang dll.

 

Suasana di lingkungan Hotel Tor Sibohi, hotel yang representatif di Sipirok, meski layanannya masih lelet. Saat musim liburan (seperti waktu Tati dan keluarga ke Sipirok) kamar-kamar di hotel ini penuh. Tati juga melihat ada bule juga yang menginap. Kebetulan adik Tati, Nhoy, punya teman yang kerja di travel yang bisa memberikan kita voucher untuk menginap di sini dengan harga yang lumayan, sekitar 60% dari harga kalo reservasi di hotel.

 

Pemandangan ke arah pegunungan di Sipirok dari teras kamar di hotel Tor Sibohi. Setiap pagi dan sore selama di sana Tati gak bosan-bosan memandangnya... Kebayang gak siyy kalo kita bisa duduk di teras hotel ini di pagi dan malam hari with our beloved one...? Hmmm... it's so romantic, isn't it..?

 

120 thoughts on “Sipirok….

  1. ito,
    trims pics nya ya. boleh di download kan (ada copyrigh-nya gak).a lot of memories di sipirok. sedikit koreksi ito, sipirok msh masuk kabupaten tapanuli selatan. Kab.Angkola sipirok tdk jadi dibentuk, namun ibukota tapsel konon kabarnya akan di sipirok.
    salam

    ————————–
    Sondha : Silahkan didownload, Ito. Saya juga merasa senang kalo gambar2 di blog ini bisa membuat Ito dan teman2 lain happy…. Terima kasih atas koreksinya..

    • Aku orang Sipirok di usia 34 tahun baru sekali pulang kampung 10 tahun yang lalu itupun cuman 2 hari…ternyata kampungku indah sekali…aku baru tau karna baca blog kaka..thx u ka infonya, jd pengen ke Sipirok ketemu Opung boruku di Bagaslombang….

  2. Aq blm pernah ke SIpirok, cm denger2 aja. Tp di belakang kantor di Medan ada Rmh Makan sipirok, makanannya khas sipirok, enak bangdddddd! Sumpah, mungkin kk musti coba.

    ——————–
    Sondha : Berlibur lah ke Sipirok, kalo ada kesempatan… Nikmati alamnya yang indah… Btw, dimana lokasi rumah makan Sipirok-nya? Siapa tau saya bisa aja Papa & Mama untuk ke sana saat saya ke Medan lagi nanti..

  3. kaya nya bisa jadi spot yang bagus yaa buat motret2 disini……

    ———————
    Sondha : Kalo mau ke Sipirok saya rekom untuk nginap di Tor Sibohi, kayaknya fasilitasnya paling lumayan di daerah ini… Tapi pemandangannya…, hmmmm ok banget…
    Mbak, kalo emang pengen motret di daerah Tapanuli, saya rekom mbak untuk bergerak dari Bukittinggi lalu ke Sipirok terus ke daerah Toba samosir (sekitar Danau Toba), lalu dari sana bergerak ke daerah Tanah karo (Brastagi dan sekitarnya). Pemandangannya luar biasa.. Saya ada motret beberapa, cuma belum sempat di-upload…

  4. samlekum….wow……
    tarimo kasih da mbak…..
    wah foto-foto yang mbaak tampilkn mengingatkan saya plg ke rumah, saya asli orang sipirok, lahir, tumbuh, dan menempuh pendidikan sampai SMU sana. Tp setelah tahn 2004 sy kuliah di bogor. hiks…hiks. semua tempat yang mbak foto mengingatkan saya kenangan akan kampung halaman, jadi miris hati ini krn ga plg. aplg yg rumh tua tuh mba, itu dekat SMP sy (SMP 1) yang gedung bawah…..hau..hua. Saya tinggal di Pasar malam (pining nabaris) dekat SMU 1 Sprk, ga jauh dari Sibadoar….Soalnya itu t4 sy main…..Btw makasih ya mbak…., banyakin az ftny kalo masih ada. Oh ya….kalo mw tau tentng Sprk ntar tukat fikiran yang mbak…! ke fs az alamatnya sama kok…emailny dah butut…
    “malum lungun diroha tu huta pambaenan di pangalahomu ito” trims
    ———————
    Sondha : Salam kenal ya.. Alhamdulillah kalo postingan ini bisa mengobat kerinduan pada kampung..

  5. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Hooooraaassss!!!!

    Sondha, apakah masih ingat dengan saya?, Kaya nya kita satu kelompok dan satu golongan pula khan? Mudah-mudahan ini menjadi awal tersambungnya kembali silaturrahmi yang telah terputus semenjak penjurusan di IPB. Sukses.

    —————
    Sondha : Hai… Ya ingat lah sama teman lama. Apa kabar? Senang rasanya kamu menemukan blog-ku ini… Aku akan contact kamu ke alamat email kamu. Atau kamu juga bisa contact saya di t4ttee@yahoo.com.

  6. apa kabar sipirok???
    eh mbak dulu di IPB jur apa?
    we ad yg mw pla kampung ganih….???
    nitip salam ama simago-mago…he..he
    lomang dan panggelongnya…!!!

    ———————-
    Sondha : Saya dulu di Sosek Pertanian, Angkatan 23. Belum ada rencana pulang niyy, secara kan baru aja pulkam-nya…

    • horas ma dihita sasudena sipirok tano hatubuan kira2 apa yg dapat kt perbuat /sumbangsih kt sebagai putra daerah sipirok untuk kemajuan daerah yg kt cintai yg sebagian besar hidup kt berawal dr sana

    • Ah… ternyata reunian ya. Kenalin lagi aku juga dulu angkatan 23 IPB (Udah tua ya). Kak Sondha Siregar, berarti dulu pernah barang di mapras imatapsel ya? Ketemunya bukan di darat malah ketemu di dunia maya.
      Salam sukses selalu. Wassalam

      • @ Ucok : Aku juga angkatan 23. TPB Kelompok 5. Tapi saat di IPB aku gak ikutan Imatapsel…, karena kesadaran akan kebatakannya masih rendah… Hahahaha… Maksih udah berkunjung ke blogku.. Selamat menikmati “Sipirok” yaa…

      • Oh begitu ya. Sekarang ini aku tinggal di Metro (lampung), ternyata sudah banyak lupa dan banyak yg berubah ya…

  7. sebenarnya sya kelahiran jkt tp ortu brsl dr sipirok gambar yg tertera d blok kk persis sebelah rumah ompungku di pasar sipirok rasanya ingin kmbali k sipirok.makan lomang dan panggelong…..

    —————
    Sondha : Ayo pulang kampung… Mudah2an tulisan dan gambar2 yang saya upload bisa menyenangkan dan meningkatkan rasa cinta pada Sipirok ya..

  8. kak. kakak boru apa? saya marga harahap. Dulu ayah saya lahir disana. Tpatnya di desa Parsorminan. Gak berapa jauh dari Aek Milas Sosopan kami kalau mandi slalu jalan kaki ke situ. . Saya lahir di Medan. Tiap tahun. Hari Raya merupakan agenda rutin pulang ke Sipirok. Tp opung saya dah tua kali. dah ga bsa bngkit lg. dy trserang Stroke smenjak 2002. kasian lo kak.

    • Aku boru Regar dari Sibadoar, meski lahir di Jakarta dan tumbuh dan sampai sekarang menetap di Pekanbaru…
      Semoga penyakit Opung kamu diringankan yaa…

  9. kak ni fahrun. RUMAH MAKAN SIPIROK itu salah satunya ada di Jalan Sunggal. dkat sama Simpang Sikambing. Nah mgkn kantor yg dmaksd sblmnya itu adalah kantor PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III (PTPN 3) Di Jalan Sei. Batang Hari. Simpang kantor itu persis di dekat Rumah Makan Sipirok.

    —————
    Sondha : Hmmmmmmm, perlu dicoba tuh.. Di Pekanbaru sini juga ada yang jual arsik dan holat.. Saya pernah sekali diajak seorang kenalan… Lokasinya di Jl. Arengka II, di belakang kawasan terminal AKAP Payung Sekaki

  10. ass.wr.wb
    ni ilham dari tg.pinang
    gmna keadaan sipirok sekarang??apa masih seperti yang dulu..aq kepengen lagi pulang kampung soalnya asli orang sana kepengen jumpa orang tua dan teman2 waktu sekolah dulu…aku juga masih ingat tentang gambar2 yg ka2k masukin jadi kepengen balik nich..!!!n gambar rumah nya opung nya ka2k kalau nggak salah itu rumah tempat tinggal temen aku dari SD sampai SMP namanya sonni juang… semoga sipirok masih tetap seperti yang dulu..dan makanan panggelong n lomang nya jgn smpai hilang bgitu ja..smoga sipirok tetap indah seperti yang dulu..

    —————–
    Sondha : Sonni juang? Di keluarga kami gak ada yang bernama Sonni Juang. Mungkin rumah yang kamu ingat berbeda dengan rumah opung saya. Memang di rumah banyak tinggal anak sekolah dari daerah-daerah di sekitar Sipirok yang bersekolah di Sipirok. Tati bahkan kenalnya dengan mereka ya saat2 pulang kampung aja.. Tapi ya segitu aja kenalannya.. Enggak sempat berinteraksi…

  11. horas, rasanya foto yang ada parabolanya itu adalah rumah opung saya di jalan simangambat, tapi foto yang diambil dari bawah itu apakah foto rumah yang ada di jalan simangambat juga bagas tangga 70? yang disebelah atas seberang bioskop? klo benar itu rumah tempat saya dilahirkan… thank’s telah membawa kelana masa lalu

    ——————
    Sondha : Rumah yg dipotret dari bawah bukan rumah di tangga 40 Jl. Simangambat (di depan rumah Opung saya). Tapi di jalan samping bioskop…

  12. Assml..
    Horas…kak ne q decky org palembang tp bsar d pdang sidimpuan,dket dr spirok..q tu punya orgnisasi pecinta alam namanya PERSATUAN ANAK PENJELAJAH ALAM .kami sering bnget camping dsipirok pa lg naik ke kawah,uhh..pokoknya pemanangn dspirok mantap..!

  13. Sipirok nauli banua na sonang. 7 anak kata yg sangat berarti untuk pembentukan karakter di lembah sibual-buali. Eh, ngomong2 kak sondack ya namanya? Alamat nya di pekan baru ya? Kbtulan aq alumni riau, n skrg tugas di kaltim. Tlng cantumkan alamat nya donk. Klo ada waktu ke sna aq singgah…! Senang kenal dengan dongan sahuta di ranto ni halak. Bravo SIPIROK…!!! HORAS…

  14. kenangan yang paling indah pernah juga terlukis indah di lubuk hatiku yg paling dalam ,,dari sd no 2 sipirok sampai smp neg 1 siprok,yang takkan dapat terulang kembali,,, mungkin masih ada sahabat2 ku mengingatnya masa2 itu ,,, mungkin ada salah ku mohon maaf ,,,atau sampai melukai perasaan sohib dekat maupun sobatla,,, horas semua ,,mudah 2an melalui tulisan ini dapat ,mendekatkan kita kembali dan silaturahmi…

  15. Senang rasanya ada ito yang masih ingat akan Sipirok.Saya memang bukan berasal dari Sipirok,Saya berasal dari Padangsidimpuan, tetapi saya sempat menimba ilmu di Sipirok tepatnya di SMUN 3 Plus Dipirok.Meskipun begitu saya terlanjur cinta dengan lingkungan Sipirok yang begitu ramah dan mengesankan.kalau bisa saya ingin lebih dekat mengenal ito yang masih cinta dengan sipirok.Salam…
    Ali Hamsar Harahap,SE
    PT.WIRAKARYA SAKTI
    SINARMAS FORESTRY DIVISION-Jambi

  16. kangen juga jadinya lihat-lihat sipirok. 19 tahun lalu saya tinggalkan sipirok ke makassar. bolehjadi sipirok sudah berubah dengan pesatnya. muda jadi uma dohot marangkat tu moka taonon, dilehen Tuhan ma nian rasoki tu au anso bisa saya dengan anak-anak pulang kampung ke sipirok. boleh saya kenalan dengan Tati? terimakasih, skalian saya minta izin copy foto-foto saba jae yang tempat saya main-main cari ikan lele dan kejar layang-layang.

  17. hampir lupa, kepada semua orang-orang sipirok yang mau bersilaturrahmi dengan saya dimana saja berada, dapat kirim email ke : padangjae@yahoo.co.id atau bisa juga lewat facebook atau via surat juga masih bisa. saya tunggu ya. sekarang kami tinggal di BTN Minasa Upa Blok G.9 No. 6 Makassar Sulawesi Selatan atau bisa juga ke Poliklinik UIN Alauddin Jl. St. Alauddin No. 63 Makassar.
    Saya dulu sekolah di SD Negeri 4 Desa Hutasuhut, lalu SMP Negeri 1 Sipirok, tahun 1990. Lalu merantau ke Makassar dan sekolah di SMA Negeri 3 Makassar hingga kuliah di Universitas Hasanuddin.
    wassalam.

  18. horas ito, kalau nggak salah ito tati cucunya op. lince kan? rumah saya persis di depan tanah oppungnya yang disamping rumah besar warna putih, rumah siregar…horas, salam buat keluarga

  19. @ Ali Hamsar Harahap : Ito bisa menghubungi saya di t4ttee@yahoo.com
    @ Haidir Fitra Siagian : silahkan aja copy pics-nya asal buka buat hal2 komersial ya.. kalo buat yang komersial aku juga minta bagian.. hahaha..
    @ Julianto Panangian : Yuppp.. Bener sekali.. Aku pahopu Ompu Lintje.

    Senang bisa terkoneksi dengan kalian semua…

  20. Weits…jd ingat nostalgia masa kecil…dulu juga sering pulang kampung ke Sipirok. Boleh download gambar2nya juga kan… He..he..ga nyangka di Sipirok ada hotel model villa begitu….jd kangen mau main kesana..
    Yang paling berkesan dr foto yg ada…adalah foto Masjid yg dibelakangnya ada kolam air panas (aek milas)…huuuuuuu…dulu tiap pagi mandi disana, rame-rame sekeluarga….sampai sekarang mesjidnya belum berubah juga…kangeeeeennn banget!!!!!!!!!!

  21. Kemarin cuma fokus download pics nya aja…eh skrg ada waktu baca-baca tulisannya…menarik juga dan dibeberapa bagian membuat hati jd sedih…ingat kenangan masa lalu yg tak mungkin kembali.. :(

    Dulu opung juga suka bawel…kalo kita datang..beliau jadi repot grasa-grusu nggak menentu…persiapkan ini-itu untuk anak menantu dan cucu…dan tentu saja bawel…suka larang ini-itu…(tentu karena sayangnya sama cucu…)

    Kalau malam dulu blm ada listrik…jd pake lampu minyak (sentir), dan pas bangun pagi…ihihihihihihiiii..hidung pada hitam semua!

    Susahnya masa itu…rumah-rumah jarang punya WC sendiri…jadi..yaaaa pergi ke mesjid dekat rumah…disana ada WC berjejer…(tapi ga ada pintunya…nah lo!)

    Kalau pagi, bisa mandi dekat pemandian umum dekat rumah opung…tapi airnya dingiiiiiiiiiinnnnnn banget…tapi banyak yg mandi dan cuci disana…terutama ibu-ibu… Buat yang ga tahan dingin…(kami semua waktu itu kayanya pada ga tahan dingin deh…)..pergi berkendaraan rame-rame ke aek milas Sosopan…..

    Pernah juga sempat ngerasain hari Poken…tapi cuma beli tikar pandan, tas pandan, dan tikar rotan (bidai) yg ampun-ampun gedenya…kami yg anak-anak cuma makan sate padang doang…hehehehe..

    Terus juga dimasakin dodol di kuali besar…ngaduknya rame-rame sambil ketawa-ketiwi…meriah deh…dan ada juga yg makan dodol yg masih lembek dari kuali…dicocol-cocol sedikit-sedikit dari adukan kuali…(weleh..rakus ya..). Setelah matang…baru deh dimasukan dalam kantung-kantung dari anyaman pandan….lucu..kaya bantal-bantal kecil…

    Ada juga dibuatin sagon…tidak seperti sagon yg umum dikenal yg halus dan lembut…sagon buatan opung kasar-kasar…seperti kerikil-kerikil kecil…tapi enak juga kok… :)

    Ga lupa juga kumpul keluarga rame-rame mendendangkan Onang-onang…waktu itu direkam Tulang ke cassette…tp skrg ga tau cassette-nya ada dimana…karena Tulang juga sudah almarhum..! Yang paling diingat, Onang-onang itu terdengar lucu…kaya orang merajuk dan menangis….meskipun ga begitu menguasai bahasanya…sepertinya berisi petuah dan nasihat…juga keluhan-keluhan… (walaahhhh..sok tau :p)

    Lebaran ini mau ajak keluarga ‘pulkam’ lagi kesana…rame-rame serbu Sipirok…mumpung ada hotel Tor Sibohi kan…hehehehe..

    Enda Soaloon
    PT. Arara Abadi
    Sinarmas Forestry
    Riau Region

    • Kenangan akan kampung, ompung dan masa kecil akan selalu membuat air mata menitik.. because they were so beautiful memories, right…? Mudah2an kamu bisa segera pulang kampung yaaa… Btw, di Sipirok dimana ya?

  22. terima kasih telah mengorbitkan sipirok.gw sendiri pernah tinggal di sipirok.di sana dingin lo.entar kalau gw da berhasil,gw akan bangun sipirok itu menjadi kota yang akan di kenal oleh seluruh dunia.dukung gw ya.buat kawan2 ku yang ada di sipirok,”berikanlah yang terbaik untuk kota sipirok.wassalam

  23. Tati, km tinggal di Pekanbaru?… alamatnya dimana ?
    Saya juga tinggal di Pekanbaru saya pengen kenal ma kamu. saya tertarik dengan blog kamu. Terima kasih atas artikel Sipirok nya yang buat ingin pulang kampung. Saya berasal dari Arse sekitar 12 KM dari sipirok dulu masih bagian dari Kec. Sipirok tp kini dah pisah jadi Kecamatan Arse….
    Tanks…. Bravo Sipirok

  24. rumah makan ikan bakar sinyarnyar sipirok manteb bgt…..klo dari medan sebelah kiri sebelum simpang 3 ke smu 2 plus

  25. Anak saya baru pulang liburan ke Sipagimbar, pulangnya melewati Sipirok kebetulan hari Kamis, sewaktu kutanya apa kesannya melihat Sipirok setelah dua tahun berlalu, dia bilang ….alamak sewaktu menlewati Jl. Simangambat macetnya luarbiasa, lebih parah dari pada di muka Mall Keranji Bekasi sana pak katanya. Memang sudah seharusnya dicari solusi kemacetan di Jalan Simangambat tsb. Apalagi status Sipirok adalah ibukota Tapanuli Selatan. Nama Sipirok adalah kebanggan kita yg berasal dari angkola Sipirok terutama kita perantau.
    Wass. Aman Sipahutar – Bontang, Kalimantan Timur.

  26. jika melihat foto- foto sipirok
    aq jd kangen balek kesana
    aq kangen sama opung aq, tulang aq n nantulang aq
    kapan yach bisa pulang,…
    Miss u sipirok u’re member,…

  27. waduh ketinggalan kenalan sama ito tati. mulai dari abang dan dongan-dongan sasudena mamangirim pesan atau bahasa arabna comment. selamatlah dan senang lihat foto2 sipirok. trus gimana nih dongan2 sasudena umumna warga sipirok. sudena kudu wajib mamparjuangkon komplek pemda di sipirok. anggo di maragordong do homin tusam ma dongan ni bupati i. buatlah komplek perkantoran Pemda di sekitar gunung sibual-buali sehingga jadi simbol bagi Tapsel khususnya untuk promosi sipirok. eh tolong buka blog : batakmoeslim.blogspot.com ate.

  28. Setelah Sipirok ditetapkan ibukota Tapanuli Selatan hingga sekarang kayaknya tidak ada perubahan selain jalan utama dipasar yg 1 km itu.
    Kenapa begitu lambat transisi perpindahan ibukota tapanuli selatan tsb?

  29. lagi menghilangkan kepenatan, buka google…ketik sipirok yang indah…klik satu artikel dan kubacalah tulisan ini…sederhana tapi berisi…semoga saja kita orang-orang sipirok yang ada diperantauan bisa memberi dedikasi yang baik buat hutatta…dan satu hal lagi dari milis ini saya lihat beberapa alumni IPB…mari kita kembangkan ilmu pertanian dikampung halaman krn pada dasarnya sipirok adalah daerah pertanian yang subur…horas disude akka kahang, ito , ipar, lae dht sude koum sisolkot.

  30. Waduh kangen bet ma Sipirok. Pengen panggelong, punyanya orang Bagas Lombang….
    Udah lama ga balik, sekarang di Jawa..

    O ya, perkenalkan, aq Dame, mahasiswa IPB angkatan 44,,
    bagasna di pasar bolakang,,,,

    Horas sasudena.

  31. benar-benar penuh nostalgia setelah melihat photo2 sipirok, saya dulu pernah tinggal di sipirok sekitar thn 1974-1978 jadi tambah pengen juga nihh.. berkunjung. songon na mulak tondi tubadan.

  32. ito tati keponakannya kak Mega ya,bagus bangat foto2nya to,jadi pingin pulang jg nich.tp apa daya udah nyangkut dikampung org di Halmahera

  33. Gw lagi nyari temen lama gw yg udah hilang hampir 9thn..Gw udah nyari dia kemana-mana tapi nothing.

    Dia alumni SMPN 6 Sipirok.
    Namanya IRPAN SOLANGGAHAN SITOMPUL
    Gw mohon jika ada yang tau kabar dia atau mengenal dia, mohon email gw aja..
    Semoga Tuhan bisa membalas kebaikan kalian.

    Makasih.

    Dessi

  34. bgmn nggak terharu.. sosopan membawa ke sini..

    sudah 16 tahun sejak terakhir menengok kampung halaman

    aku pinjam fotonya anggia.. melengkapi posting tentang aek milas ya

  35. Pingback: Mandi Cara Kampung « Kisahku

  36. Andigan hita siraturahmi bersama, sambil sering untuk membuat kota Sipirok di cintai orang,gimana layaknya kampung hita dibuat suatu objek wisata,karena potensi nya yang mendukung.
    Salam anak Sipirok……….

    • Aku dan Edaku (istri adikku) punya impian membuat rumah peninggalan Opung kami menjadi homestay dan caffee yang nyaman buat halak kita yang mudik dan juga para turis.. Tapi kami masih harus mengumpulkan dana dulu, memikirkan konsepnya.. Mudah2an suatu saat bisa terwujud..

  37. wah saya baru baca nih, yah mudah-mudahan banyak msyrk sipirok yang dirantau baca, yah nambah pengetahuan dan informasi biar sipiroknya jangan tertinggal baik dari segi fisik, pola pikir dll, kalo sipirok maju orang yang perantauan pasti rajin pulang dan bahkan ingin untuk menetap disana

  38. pengen nanya sesuatu ni bou (gpp yah manggil bou, soalnya ngeliat angkatan ipb nya 23, udah jauh banget, heheehe) kalau dari pekanbaru ke sipirok ada yang langsung ga angkutan umumnya? soalnya ni rencana pulang kampung lewat sana, dari jakarta ke pekanbaru. nah, dari pekanbarunya ini ke sipirok belum tau.
    apa memang harus turun di palsabolas atau ada yang langsung ke sipiroknya

    makasih yah bou

    • @ Rahim R. Siregar : waaahhh saya gak tau juga sekarang kondisinya.. Bbrp tahun yg lalu aku pernah naik kenderaan umum, saya ke Sipirok dari Pekanbaru naik Bintang Utara yg jurusan Sibolga, turun di Parsabolas, nyambung angkot yang kecil. Atau kalau enggak, turun di Sidempuan, baru nyambung bus kecil jurusan Sipirok.. Selamat pulang kampung ya..

  39. oooo uma idiama ikkayu lalat nadidudai dohot parira na ditutungi, hiksss malungun tu huta hatubuan, hagodangan.bagas ku pas ijolo SMP sadai no 67.horas

  40. saya baru tahu ada fhoto fhoto Sipirok……..saya sdh 3 thn tidak pulang…..dan kalau pun pulang 1 malam nginap langsung pulang. Terimah kasih ito fhotonya………mengingatkan kampung ayah Paranjulu………..dan mamak lancat tonga……….membuat air mata jatuh …sedih bercampur senang dan rindu

    • @ Ito Marthides : sama2.. senang bisa membuat Ito dan teman2 lain merasa bahagia dengan melihat foto2 kampung kita…

  41. ito sonda siregar, thanks buanget atas pic nya yang penuh memory ini. saya memang bukan asli sipirok, tp sy pernah tinggal di sipirok sejak th 1973-1977 ikut bersama orangtua yang tugas di sana. kami bersosialisasi sangat baik dgn masyarakat di sana, sehingga rasanya sipirok sebagai tanah kelahiran kedua bagi kami sekeluarga. kami tinggal di pasar malam – tepatnya di ‘penjara’ krn waktu itu orgtua saya tugas di sana. semua pic yg ito sajikan adalah wilayah jelajahan sy saat itu. kalo ito berasal dr sibadoar, juga merupakan wilayah jelajahan saya juga. mulai dr pasar malamnya sampai ke aek siguti tempat sy berenang bersama teman2 sibadoar seperti sdr randutan pulungan (info terakhir dia tinggal di probolinggo jatim), begitu juga sampai ke tor halihi krn disana dulu ada kebun orangtua (sudah di jual). kalo dr info yang ito sampaikan, sy jd bertanya dalam hati – apakah ito adalah keluarga besar dari Op Lince ? kalo benar sy sangat mengenal sekali dgn kel itu. sampai sekarang sy msh kom dgn teman2 SD maupun SMP sipirok, baik yg ada di sekitar jakarta maupun medan. cukup sekian dulu to sbg salam pembuka. he he he …. pasigob bo. adope adope .. potang ma ari.

    • @ Djamiko Girsang : betul, saya adalah pahopu Opung Lintje, boru dari anak bungsu beliau, Arden Siregar. Opung Lintje sudah berpulang tahun 1989. Demikian juga borunya, Encik Berliana yang guru juga sudah berpulang pada Desember 2009. Saya rasa orang tua kita saling kenal. Karena keluarga kami sangat kerap pulang kampung. Saya tidak tahu persis dimana si Randutan sekarang, tapi abangnya masih menetap di Sibadoar. Opungnya, Opung Pulungan yang kami kasi gelar Sudomo, karena galak dan ngaturan, hehehe, sudah tidak ada. Demikian juga ayahnya Amangboru Pulungan. Ibu Randutan kebetulan sepupu ayah saya.

      Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.. Keep contact yaa.. Sukses selalu..

  42. Goarku Syamaruddin Siregar, lahir di Paranpadang Sipirok 63 tahun yang lalu, sekolah SD No. 6, SMP di dekat pasar, SMA I, M.Sc di Tokyo University, Japan, dan Ph.D Auburn, Alabama, USA, dosen di UNRI Riau, Uiversity Kebangsaan Malaysia Bangi, Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu Sabah, akhir-akhir ini sering pulang lewat Sipirok dari Medan (jadi konsultan ADB di Langkat, Medan, 2009/2010) ini adalah lagu Sipirok yang tak pernah saya lupakan dan sering saya nyanyikan waktu SD, ini lagunya :

    O Sipirok yang indah
    Dengan gunung dan lembahmu
    Sawah luas terhampar
    Melingkung bukitmu.

    Aek si Guti deras
    Mengalir tak jemunya
    Pimping melambai-lambai
    Riuh riaknya

    Reff. :

    Di kala ……….
    Padi telah tertanam
    Angin berhembus
    Aku tak mungkin lupa

    Ibuku telah berumur seratus tahun, masih tinggal di Paranpadang hingga saat ini, dan masih sehat dan keliling kampung tiga kali sehari

    O Sipirok aku selalu merindukanme.

    Teman-temanke se kelas SMA dulu :

    Muslimin Siregar (anak toke Muda)
    Anwar Sani Siagian (anak toke Puli Siagian)
    Martuani Siregar (Anak Padang Bolak Raja Habiaran)
    Anwar Ritonga ( Eks. Ka Biro Keuangan Ktr Gubsu, adek Anshari Ritonga. Ditjen Anggaran)
    Lely Basyariah Sagala (anak pak Sagala Direkttur SMP dulu)
    Abdul Rahim Siregar (pernah PJS Bupati Tapsel)

    Di mana ya? Kapan kita sekali-sekali reuni ke Sipirok?
    Ditunggu……

      • @ Dr. Ir. Syamaruddin Siregar
        Saya borunya Arden Siregar, Pahompu ni Ompu Lintje. Saya dibesarkan oleh amangtua (abang Papa saya) HP. Siregar di Pekanbaru. Mungkin bang Syamaruddin tidak ingat kita pernah ketemu di bemo saat saya kuliah S1 di IPB Bogor dan abang mengambil S2 di kampus yang sama.

  43. mantappp sonang ni roha muda diida gambar-gambar inan ito, tarimo kasihda jadi mangingotkon hita tu huta haholongan. gambar ni bagas hayu inan bagas nidongan sisikolaku do inan jadi huingaot hatiha marmayam disi. au lulusan SMU 1 sipirok tahun 2001 trus mangaratto tu jakarta kuliah di Sekolah Tinggi Perikanan lulus tahun 2005 sannari karejo di KKP Pusat.

    ooooo sipirokkk huta haholongannnnn

  44. y ALLAH, namarloby~loby tanggung sonang ni rohqqu xude malihat Foto Ziviroq on, tarimokasih sabhtbhtna tu namakkarejohonon,
    mago arsahi.
    ma 4 thn namulak tu Sipirok d’Sappean.
    y Allah lehen ma diau rasoki aso bisa jo manikmati Sappean, Sipirok Is my Love Life.
    salam tu seluruh kluarga parhuta Sappean dohot masyarakat Sappean.
    Idir *YOQEL* berjuang d’Jakarta

  45. Mantap kali foto fotonya itu. Opung aku asalnya desa aek nabara – kec.marancar.Tapsel.
    Aku dulu KKN di desa hanopanan seringlah main ke sipirok. Aku ingat disitu ada boru siregar yang sekolah di SMA dekat hanopan itu. Rumahnya di bagas godang. Da lupa namanya.
    Bulan 6 ini ada rencana pulkam mau ziarah ke desa morang – padang bolak bawa mobil.
    Bagi yg punya info kondisi jalan, tolong info ya

  46. “”””Holong do mangalap holong. Muda holong rohaniba di dongan, tauken holong ma roha ni dongan di iba. Harani i inda tola iba mantak patidahon holong ni roha i tu dongan, anso di hatihana muse manjagit iba hadengganan sian dongan.””””””””””””

    Kk ini mengingatkan kita akan kampung halaman… trikamasih y k.. I LOVE U

  47. jadi kangen ma sipirok, baru aza sich pulang ke sana tapi tetap azah masi kangen. bwt kk, thanks eah dah ingatin aq tentang sipirok lagieh.
    semoga sipirok menjadi kabupaten yang lebih sukses lagi,
    dan semakin dikenal di seluruh dunia.
    salam kenal buat anak2 sipirok, dan buat anak2 rantau dari sipirok :)

  48. MassyaAllah, Foto ini membuat ku merasa terpanggil utk kesana lagi. aku merindukanmu Wahai kampung halaman ku,,// Ya Allah,,, beri aku kesempatan untuk kesana lagi beserta keluargaku, meski hanya satu kali lagi, sebelum ajal ku tiba nanti. Amin,,,,

  49. Assalamualaikum. salam kenal.sy ilham dari bangkabelitung.lihat2 foto diatas jd teringat jg kenangan dulu.terakhir sy ksana waktu masih smp( tahun 1997).kebetulan ibu sy asli sipirok,tepatnya desa padangbujur..siapa tau ada saudara2 dr padangbujur yg singgah di web ini.wassalam

  50. Nama saya.( emri harahap). saya kelahiran sipirok tepatnya di desa padang bujur pd umur 4 thn saya di bawa ortu ke rantau prapat waktu itu kami masi 3 bersaudara jadi hapal betul tentang sipirok da saya juga pemain sepak bola saya selalu membela kesebelasan sipirok trutama padang bujur makam di tepi jalan menuju padang bujur itu makam keluarga saya semua.opung2 saya apa tobang dan ina tobang saya….sebelah kiri makam nasrani itu juga keluarga saya almarhum. jendral purn .chenan siregar.dan oppu adaboru. Dan saya adalah termasuk poparanni oppu raja bumi. menuju aek milas padang bujur sebelah kiri ada kolam ikan mas luas itu punya allmarhum oppung saya dan sekaran tulang saya yg berdomisili di situ. lebaran kemaren kami sekeluarga pulkamp bersama ortu. saya kalau mendengar kata sipirok saya sedih tringat kampung halaman. karna di situlah tinggal keluarga besar saya. rumah makan bus sibulbuali di kota sipirok itu saudara sepupu ayah. dulu tempat tongkrongan saya di halte simpang padang bujur .dibawah lereng simago2 tepi jln lintas di situ juga berdomisili kel.besar ayah saya nama ayah: M.thoib harahap. Saya ucapkan trimakasih kepada tati yg telah mengaflod fhoto2 tentang sipirok horas…….. sukses buatmu selalu dan seluruh keluarga………horas…….horas……horas…..

  51. Khusus buat sondha siregar terikasih banyak mantap2……sukses buatmu ito…ibu saya juga marga siregar dr.desa padang bujur.horas ya ito……..

    • @ Emri Harahap : salah satu leluhurku adalah Ompu Holidjah boru Harahap dari Padang Bujur.. Makam beliau berada di belakang gereja GKPA Sibadoar… jadi di dalam tubuh saya juga mengalir darah orang Padang Bujur… :D

  52. aku kenal dan pernah mengunjungi semua tempat itu, waktu kecil nenek sering membawaku ke rumah kayu tua itu, karena kebetulan beliau kenal….gang kecil di sebelah warung makan di tepi jalan, di seberang BPR Karya Parhuta itu adalah tempat bermain aku di waktu kecil bersama anak2 jln simangambat mulai dari Toko Hasmar (Bang Landut) sampai Kantor Polisi…Kalau air PAM mati, diajak ibu nyuci dan mandi ke Aek Tipa-tipa, Aek Jawa, atau Aek Milas Sosopan…Aek Tipa-tipa udah ga da lagi skrg….Masih jelas terbayang kebakaran pasar tahun ’88…Pasarnya ludes disaat Isya…kami sekeluarga ngungsi ke Lombang, dulu ada lapangan Bola disitu..” ada kerbau lg ngerumput jg seh….hehehe…” sekarang berubah jd rumah besar milik keluarga Pasaribu….Kangen dgn Sipirokku yang dulu dengan pranata sosialnya yg sangat kental…

  53. horas oppung sonda siregar..oppu hodhijah yang disebut tadi berasal dari padang bujur.itu namboru kandung ayah saya. bahkan abang saya dulu pernah tinggal bersama amang boru HP(Hari Parippunan) namanya Agus salim Hrp.saya adek paling bungsu skrn tinggal di jakarta.kalau bapak Arden dulu jiarah ke P bujur saya yang selalu antar kemakam.dan saya selalu dapat persenan.salam kenal oppung,sayang baru sekarang saya buka blog ini.Nama saya Ahwan Royto harahap bin Jamin harahap dari padang bujur.sampaikan salam sama amang boru.terimakasih persenannya,uang itu dulu saya pake buat daptar sekolah di DU.

  54. Salam……rindu buat tempat kelahiranku Sipirok Nauli, kemana pun aku pergi dimana pun aku berada Sipirok adalah tempat pertama dan yang terakhir akan ku miliki, sekarang saya berjuang dengan hidup di ibu kota negara yang penuh dengan tantangan tapi hatiku tetap akan ada di Sipirok Nauli,,,,yang jelas saya lahir memang bukan dikota Sipiroknya melainkan disalah satu desa yang bernama desa Batu Satail tapi Oppung saya ada di Pasar Sipirok, saya dilahirkan di desa Batu Satail dan saya akui saya belum bisa berbuat apa2 dengan tanah kelahiranku krn saya msh banyak berjuang menuju masa depan yang mapan, ada waktunya saya akan kembali dan membawa oleh2 buat kampungku tercinta hasil dari perjuanganku di Jakarta, semoga saya segera bisa pindah Dinas kedaerah tapanuli supaya saya dapat memberikan sumbangsih maupun pemikiran dalam menumbuh kembangkan kampung saya tercinta…..I LOVE Batu Satail is my Village dan Sipirok is my Country……..Tunggu kedatanganku……..

  55. Horasss namboru, ito Sondha br.Regar,,,tarimo kasih dah….sudah bangunkan saya dari tidur dengan kenangan Sipirok Nauli,,,betul2 maho boru Regar yang ga lupa kampung halaman….saya lahir salah satu desa dari kecamatan Sipirok namanya desa Batu Satail,,,jadi kepingin pulang rasanya dan mohon doanya ito ya agar kiranya permintaan saya pindah dinas ke Tapanuli dikabulkan, maunya sih langsunng ke Sipirok tapi di sana ga ada tempat dinas yang sesuai dengan bagian kerjaku…sekarang aku berdinas di TNI AD yang berada di Jakarta……dan walaupun desa saya terpencil dari kota Sipirok tapi desa itu telah melahirkan saya menjadi seorang perwira di Angkatan Darat….mohon doanya ito ya biar permohonan pindah saya terkabulkan. Sudah bosan rasanya hidup di jakarta,,,,20 tahun sudah saya merantau…..sekarang waktunya untuk berbuat ke daerah tanah kelahiran Sipirok Nauli….maksih ya ito….

  56. Ass.wr.wb. Ito, salam kenal, ayahku asli dari Simaninggir Sipirok, pastinya masih banyak keluargaku di Simaninggir, Saya sendiri lahir di Bandung 47 thn yll. Melihat Photo2mu pedih sekali hati ini, ingin segera mampu tuk bisa PULKAM.

  57. ass.wr.wb.
    Horasssss…….
    alhamdulillah dengan pas saya liat blog ini saya langsung merinding langsung rasa malungun (kangen) menghampiriku,,,,
    aku juga asli rang sipirok yaitu pas di bagas nagodang, semoga dengan ini silaturohim bisa berjalan baik,
    thanks….

  58. ass. wr. wb
    Horass.. ma sude
    leh baya lungun ni rohakku to sipirok sampe manetek ma illukku salam kenal semuanya…..

  59. Onang kele, jop noma roakku mangaligi gambar ni sipirok on, jadi hu ingot dompak menek maridi di aek milas i ….
    keep posting torus ate kak …. mantap ….

  60. Sondha, Di dia maho saonnari maringanan, anggo si Lince laing di Pekanbaru do kan. Au jolo kan tinggal di rumah kakaku Rasyidah Siregar, isteri abang Drs. Parlaungan HS. Pernah jadi Ketua Bappeda Riau dan Asisten II Gubernur Arifin Ahmad. Tinggalku di Jalan Sumatera, hamu dohot abang di Jalan Kundur kan.

  61. Sondha, abang Dr. Ir. Syamaruddin Siregar, au jolo sikola nabahatan dibantu, abang HP Siregar, tiop mulak au sian Bogor, dilehen ia do tong-tong balnjokku mulak tu Bogor.
    Bulan Agustus/September on na giot boannonku ma sambilan Professor sian Universiti Kebangsaan Malaysia, tu Sipirok. Hai giot meneliti Kekayaan Plasma Nutfash kawasan Dolok Sipirok (Ramba Sihasur), Dolok Sibual-buali, Saragodung, Dano Marsabut, Simago-mago torus tu Jamburbatu. Mudh-mudahan sukses. Hami madung mengadakan Seminar di UKM Bangi, dan Pekanbaru. proposalna madung hubaen dan mandapt pembiayaan dari Pemerintah Indonesia (Lembaga Penelitian UIN SUSKA Riau, dan UKM Malaysia. Dohot de ho? Tarimo kasih. Dr. Ir. Syamaruddin Siregar.

    • Abang Syamaruddin, terima kasih atas tawarannya..
      Kebetulan sejak bertugas di Pemda Riau, bahkan sejak lulus kuliah dari IPB saya tidak pernah bertugas di bidang Pertanian, atau melakukan penelitian mengenai pertanian. Bahkan saat mengambil pasca sarjana untuk pemetaan sumberdaya pun saya mengambilnya untuk perencanaan perkotaan. jadi secara keilmuan saya tidak mempunyai kompetensi untuk ikut di team tersebut.
      Sudah 5,5 tahun ini saya saat ini bertugas di bidang kebudayaan dan pariwisata, dan alhamdulillah ini menjadi bidang yang menjadi passion saya.

      Sekali lagi terima kasih atas tawarannya ya bang. Sukses selalu.

      Wassalam
      Sondha Siregar

  62. ass…
    saya tika,,, saya awal nya hanya iseng nyari di google tentang desa sibadoar,,, kebtulan saya baca bolg na kakak….saya juga dlu sering pulkam kak,,hampir setiap lebaran,,, saya pulkam na k sibadoar,,,, mamak saya asli org sana ka,,,mgkn bapak na kk kenal,,, rumah ne2k saya pas di depan mesjid desa sibadoar itu,,nen2k saya sering d panggil oppu ramadhan,, tulang saya juga dlu kepala desa di sibadoar namanya pulokot nst,,ngeliat photo2 kk jadi kangen pulang kampung,,, terakhir saya pulkam tahun 2012 yg lalu,,pas lebaran,, kami masih sering kesana kak..karena ne2k kan masih disana,,tahun ini saya g pulang karena saya sudah menikah,,otomatis jadi ke kampung mertua dhe,,, mudah2na tahun depan bisa kesana,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s