Hampir 2 minggu di Samarinda… Adik2ku, termasuk adik ipar, memberikan suasana yang nyaman banget.. Membantu melupakan tekanan2 yang telah terjadi, memberikan suasana yang kondusif untuk menata hati, memberi gambaran peluang2 yang dapat dilakukan untuk kehidupan yang lebih sehat…
Ada beberapa kebiasaan yang kita lakukan yang membuat diri merasa nyaman banget… :
Jam 7an kita udah memulai acara jalan pagi mengelilingi stadiun madya Sempaja yang gak jauh dari rumah.. Lima keliling, minimal 3 keliling.. Cukup membuat keringat mengalir… Aktivitas yang berbulan2 gak pernah dilakukan…
Lalu…? Acara berburu sarapan pagi di seputar Samarinda… Tapi yang selalu kita lakukan adalah menyantap nasi kuning dengan daging atau telor masak habang (masak merah, menggunakan cabe merah kering) di Kedai Kopi Taufik di Jl. Diponegoro, di depan Hotel Senyiur… Atau makan di Warung Tenda Biru Mba Tun…
Warung Tenda Biru Mba Tun….?
Warung tenda ini berlokasi di Jl. Limau di daerah Voorfo Segiri, gak jauh dari Lembuswana, salah satu Mall besar di Samarinda. Kok doyan ke sana…? Emang apa yang dijual…?

Mba Tun menyediakan Sate Daging Sapi untuk sarapan… Sumpe…. aku baru kali ini tau ada yang jual sate buat sarapan.. Yang ada juga sate buat makan siang atau makan malam.. Dan jangan salah, meski dijual buat sarapan tapi sate mba Tun, ok bangetss.. Dagingnya gede2, empuk dan spicy… Bisa disantap dengan lontong atau nasi.. Sebagai temannya, Mba Tun juga menyediakan urap, atau tumis sayuran, sup tulang lalu goreng tempe dll…
Biasanya klo David milihnya sate 1 porsi + urap 1 porsi. Kalo aku sate 1 porsi + lontong 1/2 + urap 1/2 porsi, Sedangkan Nana, adik iparku, sate 1 porsi + lontong 1/2 + tumis sayur 1 porsi atau sup tulang 1 porsi. Banyak banget ya makannya kita… hehehehe.. Kita emang gerombolan tukang makan, sekeluarga hobbynya makan… Makan segitu buat sarapan, kita baru makan lagi siang jam 2an…
Harga makanan yang dijual Mba Tun juga wajar… Kita makan bertiga, biasanya gak lebih dari Go Ban… Mantep kaannnn….?

Sate……. sate….. Dagingnya emmpuukk, bumbunya passs…

Sup Tulang.. Untung bukan “tulang”nya orang Batak… Hahahaha…

Tumis sayuran…

Buat teman2 yang mau berkunjung ke Samarinda, aku rekom dehhh warung ini… Cuma jangan lupa, warung ini hanya menyediakan makanan buat sarapan.., artinya jualannya cuma pagi.., gak sampai jam makan siang…
Selamat mencoba…
Apa siyyy roti tissue yang di jual di 







David dan Nana beserta Abner membawaku ke jejeran ruko, gak jauh2 banget dari rumah… gak jauh juga dari Mall Lembuswana, yang masih jadi Mall terbesar di Samarinda.. Di halaman depan ruko berjejer meja2 dengan bangku2 plastik.. Di tiap2 meja ada lentera yang diletakkan dalam gelas2 kecil berisi minyak.. Pada plank di bagian atas ruko terlihat tulisan nama toko “Kedai Sabindo”.
“Wan Tao apa gitu” muncul dengan penampilan yang menggugah selera… Kuahnya mengingatkan ku akan sup sirip… , terus ada bakso ikan dan udang dalam jumlah yang lumayan… Rasanya………..? Enak bangetss…. Mengingatkan ku akan Kwetiau ala Penang di Food Court Cabe Rawit Sun Plaza Medan.. Roti tissue yang dipesan Abner, muncul dalam wujud yang sangat menarik.. berbentuk kerucut dengan serat yang halus… Sayang lupa motonya…
Sambil utak atik laptop…, aku membuka folder My Music di External Harddisk-ku… External ini relatif baru, dibeli untuk menyimpan data yang diambil dari laptop lama yang bulan lalu aku hibahkan ke Ivo, adikku… Di folder itu aku menemukan folder bernama Seagull yang berisikan beberapa lagu … Kayaknya folder itu folder jadul dehhh…, yang dicopy setiap kali ganti pc atau laptop… Iya… folder itu berisi lagu2 dari teman lama yang seneng musik dan punya koleksi musik yang okeh…. Salah satu lagu yang bagus dan meaningfull kata2nya ya lagu Tony Banks ini…
Kalo dengan tittle “Run away” yang kebayang mungkin 

